<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Training Motivasi oleh Ricky Boenardy</title>
	<atom:link href="http://rickyboenardy.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rickyboenardy.com</link>
	<description>Your Trainning &#38; Motivator Solution</description>
	<lastBuildDate>Sun, 24 Oct 2010 18:02:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Training Motivasi Dapatkah Bertahan Lama?</title>
		<link>http://rickyboenardy.com/training-motivasi/training-motivasi-dapatkah-bertahan-lama/</link>
		<comments>http://rickyboenardy.com/training-motivasi/training-motivasi-dapatkah-bertahan-lama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2010 18:02:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Boenardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Training Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivator]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat]]></category>
		<category><![CDATA[Trainer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rickyboenardy.com/?p=301</guid>
		<description><![CDATA[(Kelanjutan dari Artikel ”Dapatkah Motivator memberikan training yang bertahan lama?&#8221;) B. Sisi Perusahaan 5. Melatih hanya frontlines bukan semua pihak yang terkait Training Motivasi hanya diberikan kepada para staff , tapi tidak diberikan kepada para leader sehingga peserta termotivasi sedangkan para leader masih dalam keadaan yang sama maka  akan ada perbedaan yang mencolok. Dalam kasus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">(Kelanjutan dari Artikel ”Dapatkah Motivator memberikan training yang bertahan lama?&#8221;)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">B. Sisi Perusahaan<strong> </strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong>5. Melatih hanya frontlines bukan semua pihak      yang terkait</strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Training Motivasi hanya diberikan kepada para staff , tapi tidak diberikan kepada para <em>leader</em> sehingga peserta termotivasi sedangkan para leader masih dalam keadaan yang sama maka  akan ada perbedaan yang mencolok.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Dalam kasus ini para staff termotivasi tapi mereka sadar akan masuk ke dalam lingkungan yang membuat semangat mereka turun, atau kepemimpinan leader yang buruk membuat demotivasi itu sendiri.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Solusinya adalah melatih keduanya, baik terpisah ataupun digabung. Saran saya untuk pelatihan kepemimpinan diberikan kepada para <em>leader </em>atau calon<em> leader, </em>sedangkan untuk training motivasi atau sales sebaiknya disatukan dalam satu kelas.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong>6. Training selesai begitu saja tanpa      ada evaluasi </strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Training Motivasi selesai, biasanya berlalu begitu saja tanpa adanya pembahasan sehingga hasilnya <span style="text-decoration: underline;">training dianggap sebagai angin lalu</span>. Karena tidak adanya diskusi maka peserta semakin meremehkan pentingnya sebuah training.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Sedangkan kalau ada diskusi atau rapat yang membahas training, peserta pun semakin menghargai dan menganggap bahwa <span style="text-decoration: underline;">training</span> adalah sesuatu yang <span style="text-decoration: underline;">penting</span> (sehingga perlu diadakan <em>meeting</em>)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Saran saya adalah setelah training perlu diadakan review. Waktu pelaksanaannya  diadakan : 1&#215;24 jam dan seminggu sekali setelah training. Idealnya  dibutuhkan perubahaan pemikiran yang terus menerus, sehingga menjadi kebiasaan yang diinginkan perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong>7. Training diadakan tanpa persiapan matang</strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Perusahaan yang merencanakan Training Motivasi, sering melupakan untuk mempersiapkan trainer lebih awal (padahal trainer adalah salah satu faktor utama dalam training motivasi). Sehingga kadang-kadang kalimat seperti ini saya dengar, ”Pak Ricky kami mau Bapak berbicara besok lusa”.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Saya pun terkejut dan segala persiapan harus cepat diadakan, apa yang terjadi sehingga saya baru ditelepon sekarang, alasannya pun saya tidak tahu (apakah belum mendapat trainer, atau rencana mendadak untuk mengadakan training, dan lain sebagainya).</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Sehingga semua persiapan harus dilakukan secara singkat dan terburu-buru juga, jadi TNA (Training Need Analysis), materi juga peralatan harus dilakukan secara singkat. Karena hal tersebut diatas, training kadang menjadi tidak tepat sasaran.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Seharusnya :</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">a. Mulailah mencari Trainer yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan anda.  Sehingga perusahaan anda mendapat Trainer yang tepat. Salah satu cara untuk mengetahui pembawaan seorang Motivator/Trainer dapat dilihat melalui Video pembawaan mereka yang biasanya di-upload di Youtube.com. Setelah itu baru disesuaikan dengan budget training.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Saran saya, walaupun budget terbatas tetaplah lihat kualitas trainer jangan kualitas dikorbankan. Begitu juga kalau budget berlimpah, tetaplah lihat kualitas trainer dengan mengikuti training mereka secara langsung atau melihat video training mereka. Karena nama besar (yang biasanya menghabiskan biaya yang cukup besar) bukan jaminan kualitas.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">b. Pastikan Perusahaan anda telah mendapat Trainer minimal 2 minggu atau 1 bulan sebelum pelaksanaan acara. Sehingga Trainer dapat  melakukan TNA, membuat materi dan mempersiapkan hal-hal yang lain secara maksimal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong>8.Training hanya 1 tahun sekali </strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Training Motivasi hanya dilaksanakan setahun sekali oleh perusahaan, tapi berharap daya tahannya berlangsung sepanjang tahun. Walaupun kesulitan, tantangan dan kompetisi yang dihadapi perusahaan datang bertubi-tubi juga berbeda-beda. Sepertinya tidak adil kalau dikatakan Motivator tidak bisa menjawab kebutuhan, karena untuk masalah yang berbeda dibutuhkan solusi dan pemikiran yang berbeda.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Seharusnya, seperti kata ZIG Ziglar Motivator No 1 di Amerika Serikat berkata ” Motivasi sama seperti mandi, pasti akan kotor lagi, tapi apakah kita berhenti untuk mandi?”. Begitu juga Motivasi pasti akan berkurang, tetapi apakah kita akan stop atau menyerah dalam hidup?”.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong>PASTINYA TIDAK.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Mudah-mudahan artikel ini dapat berguna bagi  Anda dan perusahaan, dalam mengadakan training motivasi yang akan datang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rickyboenardy.com/training-motivasi/training-motivasi-dapatkah-bertahan-lama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dapatkah Motivator Memberikan Motivasi yang Tahan Lama?</title>
		<link>http://rickyboenardy.com/training-motivasi/dapatkah-motivator-memberikan-motivasi-yang-tahan-lama/</link>
		<comments>http://rickyboenardy.com/training-motivasi/dapatkah-motivator-memberikan-motivasi-yang-tahan-lama/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2010 17:42:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Boenardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Training Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivator]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat]]></category>
		<category><![CDATA[Trainer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rickyboenardy.com/?p=267</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda merasakan bahwa Training Motivasi cepat hilang pengaruhnya? Dalam perjalanan saya sebagai seorang Motivator dan Trainer,  banyak sekali saya menjumpai peserta yang berterima kasih atas training yang diberikan. Tetapi tak dipungkiri,  dalam satu dua kesempatan banyak orang yang bertanya dan mengeluh  tentang kefekifan dari sebuah Training Motivasi,  contoh pertanyaan mereka kurang lebih seperti ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pernahkah anda merasakan bahwa Training Motivasi cepat hilang pengaruhnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam perjalanan saya sebagai seorang Motivator dan Trainer,  banyak sekali saya menjumpai peserta yang berterima kasih atas training yang diberikan. Tetapi tak dipungkiri,  dalam satu dua kesempatan banyak orang yang bertanya dan mengeluh  tentang kefekifan dari sebuah Training Motivasi,  contoh pertanyaan mereka kurang lebih seperti ini ”Apakah Training Motivasi yang diadakan para Motivator/Trainer tidak dapat bertahan lama?”.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak sekali komentar seperti ini muncul,  mereka biasanya mengeluh bahwa setelah mengikuti Training, peserta kembali mengalami demotivasi(penurunan motivasi)  hanya dalam waktu 2-3 minggu atau  sebagian lagi berkata pengaruhnya  hanya 1-2 hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Sehingga banyak orang mulai meragukan training-training motivasi. Bahkan saya melihat sebuah diskusi khusus yang benar-benar mempertanyakan kefektifan sebuah Training Motivasi, di sebuah situs yang berisikan forum diskusi. Apakah benar bahwa training motivasi tidak berhasil dan tidak bertahan lama?.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai seorang Motivator, saya akan coba menjawab dan memberi solusi agar training motivasi yang diberikan dapat bertahan lama. Untuk itu kita akan melihat dari 2 faktor yang sangat penting untuk diperhatikan, baik dari sisi Motivator dan Perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">A. Sisi Motivator<strong> </strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong>1. Hanya bermodalkan Semangat</strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Motivator seringkali kita temui hanya berfokus pada Motivasi yang bersifat Eksternal(seperti memberi keyakinan, semangat, lompat-lompat), dan kita pun terkesan pada karisma si  pembicara sehingga semangat dalam diri kita pun muncul, tapi yang diberikan bukan skill atau konsep. Semangat bertambah tetapi cara yang dipakai tetap cara yang sama, sehingga hasil yang didapat adalah <span style="text-decoration: underline;">usaha-usaha yang dilakukan lebih banyak tapi hasilnya sama saja.</span></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Seharusnya Motivator memberikan sebuah pemikiran bahwa cara/teknik yang sama akan berbuah hasil yang sama, idealnya dalam pelatihan diajarkan untuk mencoba  pendekatan yang berbeda untuk mencapai hasil yang berbeda pula.<strong> </strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong>2. Pintar Sendiri bukan Pintar bersama</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Motivator hanya memotivasi para peserta, tetapi tidak mengajarkan bagaimana caranya agar mereka dapat memotivasi diri sendiri. Sehingga setelah selesai, para peserta yang kembali ke dunia nyata merasa bingung bagaimana memotivasi dirinya sendiri.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Seharusnya seperti kata filsuf  Lao Tzu: ”Jika kita memberi seorang manusia seekor ikan maka kita memberi ia makan untuk hari itu, jika kita mengajar mereka memancing ikan maka kita memberi ia makan seumur hidupnya.” (begitu pula motivasi).</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong>3. Menyentuh pikiran sadar bukan      kedua pikiran baik sadar atau bawah sadar</strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Motivator hanya menyentuh pikiran sadar bukan pikiran bawah sadar peserta. Salah satu contohnya : peserta diajarkan untuk menulis impian finansial sebesar-besarnya (tanpa memperhitungkan akal sehat), maka mereka pun menulis impian-impian seperti <span style="text-decoration: underline;">100 juta/bulan</span>,  <span style="text-decoration: underline;">500juta/bulan</span> atau <span style="text-decoration: underline;">1 miliar /bulan</span>.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Pada saat pelaksanaan pelatihan, para peserta bersemangat dan memiliki keyakinan bahwa hal tersebut dapat dicapai. Kemudian setelah sampai  dirumah, ada  sesuatu yang bertolak belakang terjadi.  Pikiran bawah sadarnya menolak dan berkata ”tidak mungkin kita mencapai 1 miliar/bulan, sehingga akhirnya kembali mengalami penurunun semangat(terdemotivasi).</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Seharusnya <span style="text-decoration: underline;">Sentuhlah pikiran sadar juga bawah sadarnya</span>, contohnya: impian finansial <span style="text-decoration: underline;">boleh besar tapi realistis,</span> sehingga yang terjadi kita harus merenggangkan kapasitas kita untuk mencapainya tapi tidak tertutup kemungkinan untuk mencapai impian tersebut.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;"><strong> 4. Berpikir Positif bukan Berpikir Benar</strong></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Motivator memberikan keyakinan-keyakinan seperti ”mencari uang itu mudah”, ”hidup itu mudah”, ”anda bisa menjadi juara,” intinya adalah mengajarkan untuk BERPIKIR secara POSITIF, tetapi apa yang terjadi kemudian?.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Setelah training selesai, kehidupan nyata kembali menerpa maka mereka menyadari bahwa hidup itu tidak selalu indah dan tidak semua orang dapat menjadi juara.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Seharusnya kita BERPIKIR BENAR (bahwa dalam hidup yang seringkali terjadi adalah anda harus rela berkorban untuk mencapai impian) bukan hanya bermodalkan BERPIKIR<em> </em>POSITIF. Dalam mengejar impian pasti ada ujian yang akan menguji, kenapa kita layak mencapainya. Dan pastikan kita memiliki alasan yang kuat kenapa kita harus sukses, sehingga kita bisa menghadapi ujian tersebut dan akhirnya berhasil.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk Mengetahui Kelanjutan dari Artikel ini silahkan cari Artikel dengan Judul ” Training Motivasi dapatkah bertahan lama?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rickyboenardy.com/training-motivasi/dapatkah-motivator-memberikan-motivasi-yang-tahan-lama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapan Saya Sukses</title>
		<link>http://rickyboenardy.com/sales-technique/kapan-saya-sukses/</link>
		<comments>http://rickyboenardy.com/sales-technique/kapan-saya-sukses/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2010 10:05:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Boenardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sales Technique]]></category>
		<category><![CDATA[Mencapai Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Ukuran Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rickyboenardy.com/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Question : Berapa lama jangka waktu untuk mengetahui apakah saya akan sukses atau berhasil di sebuah bidang/ industri khususnya Sales/ Marketing? Answer : Biasanya jangka waktu 1-3 bulan ada waktu untuk adaptasi dan membangun data base / basis klien kemudian jangka waktu 3-6 bulan biasanya closing pertama sudah muncul (pecah telor) dan 6 bulan sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Question :</strong></p>
<p>Berapa  lama jangka waktu  untuk mengetahui apakah saya akan sukses atau  berhasil di sebuah bidang/ industri khususnya Sales/ Marketing?<img title="More..." src="../wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<p><strong>Answer :</strong></p>
<p>Biasanya  jangka waktu 1-3 bulan ada waktu untuk adaptasi dan membangun data base  / basis klien kemudian jangka waktu 3-6 bulan biasanya closing pertama  sudah muncul (pecah telor) dan 6 bulan sampai 1.5 tahun closing mulai  lebih rutin tapi kebanyakan adalah pelanggan baru belum terlalu banyak  referensi 1.5 tahun sampai 2.5 tahun. Referensi mulai sering diberikan  oleh customer Anda dan Hasil usaha seharusnya sudah membuahkan hasil  yang cukup Siginifikan</p>
<p>Jadi  apabila dalam jangka waktu 2.5 Tahun Anda belum berhasil secara  signifikan mungkin harus dilihat apakah harus ada perubahan teknik atau  pola pikir (Mental) yang harus Anda ubah.</p>
<p>Saran  saya, lihat orang yang berhasil di kantor, Anda tiru langkah-langkah  mereka menuju keberhasilan, karena dengan lingkungan, mental dan teknik  yang tepat saya yakin Anda bisa menuju tangga demi tangga kesuksesan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rickyboenardy.com/sales-technique/kapan-saya-sukses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mood vs Discipline</title>
		<link>http://rickyboenardy.com/sales-technique/mood-vs-discipline/</link>
		<comments>http://rickyboenardy.com/sales-technique/mood-vs-discipline/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2010 10:04:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Boenardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sales Technique]]></category>
		<category><![CDATA[Cara mengalahkan mood]]></category>
		<category><![CDATA[Disiplin]]></category>
		<category><![CDATA[Mood]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rickyboenardy.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan : Kadang-kadang mood membuat kita malas untuk bertemu calon pelanggan, bagaimana caranya menghilangkan mood jelek tersebut ? Jawaban : Sebagai manusia saya yakin wajar kalau kadang mood kita sedang tidak mendukung kita jadi malas untuk ketemu pelanggan, untuk mengalahkannya kita butuh cara untuk mengalahkan mood tersebut (displin). Caranya bisa jadi mudah kalau anda tahu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pertanyaan : </strong></p>
<p>Kadang-kadang mood membuat kita malas untuk bertemu calon pelanggan, bagaimana caranya menghilangkan mood jelek tersebut ?<img title="More..." src="../wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<p><strong>Jawaban :</strong></p>
<p>Sebagai  manusia saya yakin wajar kalau kadang mood kita sedang tidak mendukung  kita jadi malas untuk ketemu pelanggan, untuk mengalahkannya kita butuh  cara untuk mengalahkan mood tersebut (displin). Caranya bisa jadi mudah  kalau anda tahu caranya , untuk menjelaskan caranya saya beri sebuah  ilustrasi sebagai berikut :</p>
<p>&#8220;Bayangkan  kalau Anda memasuki kamar tidur Anda berantakan, barang berserakan  dimana-mana. Saat itu mungkin Anda malas membereskannya karena baru  pulang dari aktivitas yang melelahkan tapi kemudian Anda menyadari bahwa  ranjang Anda pun berantakan jadi tak nyaman untuk tidur. Anda pun  berpikir &#8220;Ya sudah,yang penting beresin ranjang dulu deh&#8221;. Setelah itu  Anda mulai merapikan ranjang, selimut, bantal, guling dan kemudian Anda  merasa, &#8220;Ya sekalian deh merapikan meja biar pemandangan jadi bagus&#8221;.  Terakhir tanpa Anda sadari Anda sudah merapikannya, mungkin bahkan juga  membersihkan lantai.</p>
<p>Yang  pertama maksud hanya ingin membereskan ranjang tetapi malahan  membersihkan hampir semua hal yang ada di kamar ini karena ketika ANDA  memulai LANGKAH PERTAMA, momentum untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut  muncul begitu saja. Praktekkan hal tersebut dalam bertemu calon  pelanggan. Lakukan langkah pertama = pergi menemui calon pelanggan dan  momentum akan mengalahkan mood dan closing mendekat.</p>
<p><strong>&#8220;Do The FIRST STEP to beat the MOOD&#8221;</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rickyboenardy.com/sales-technique/mood-vs-discipline/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hope of Crisis</title>
		<link>http://rickyboenardy.com/motivation/hope-of-crisis/</link>
		<comments>http://rickyboenardy.com/motivation/hope-of-crisis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2010 10:03:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Boenardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Harapan dalam Krisis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rickyboenardy.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita melewati tahun 2008 menuju tahun 2009 apakah yang terlintas dari benak Anda? Bayangan kesuraman akan dampak krisis global  menghantui pikiran semua orang. Pembicaraan orang tak luput membahas masalah krisis yang seakan-akan menjadi momok yang sangat menakutkan. Bahkan seorang tukang ojek pun berbicara tentang IHSG yang terus turun, laksana seorang pemain bursa yang handal. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika  kita melewati tahun 2008 menuju tahun 2009 apakah yang terlintas dari  benak Anda? Bayangan kesuraman akan dampak krisis global  menghantui  pikiran semua orang. Pembicaraan orang tak luput membahas masalah krisis  yang seakan-akan menjadi momok yang sangat menakutkan. Bahkan seorang  tukang ojek pun berbicara tentang IHSG  yang terus turun, laksana  seorang pemain bursa yang handal. Setiap orang pun terus dan terus  berbicara tentang krisis, dan semakin dibicarakan membuat mereka menjadi  lebih takut dari sebelumnya.<img title="More..." src="../wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" /></p>
<p>Membaca  dan mendengar berita  mengenai PHK yang sudah terjadi selama bulan  November dimana di Amerika mencapai +533.000 karyawan,  3 perusahaan  mobil besar di Amerika terancam krisis sehingga meminta bailout dari  pemerintah, Lehman Brother pun bangkrut, AIG (salah satu perusahaan  asuransi paling besar di dunia) di bailout oleh pemerintah amerika  membuat kita pun semakin larut dalam bayangan krisis. Dan para ahli  keuangan berkata ini semua  hanya awal,  krisis yang sesungguhnya baru  akan terlihat di tahun 2009, sungguh menakutkan.<img title="More..." src="../wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" />Saya  pun jadi teringat tentang kekuatan fokus yang pernah saya sharingkan  dalam beberapa training. Waktu itu saya ingin membeli burger  di sebuat  restoran fastfood dan teman saya Petter menuju ATM sebuah Bank untuk  menarik uang.  Setelah burger selesai dibungkus, Petter belum datang  juga.</p>
<p>Saat  itu saya putuskan mencoba menyusul alih-alih menunggu tapi tidak ke ATM  tempat Petter menarik uang melainkan saya duduk di bangku mal yang pasti  dilewati orang yang mau ke ATM tersebut maupun ke restoran tempat saya  membeli burger. 3 menit, 5 menit dia belum juga terlihat. 15 menit  setelah menunggu, saya mulai bertanya-tanya apa yang gerangan yang  terjadi dengan Petter. Kemudian tiba-tiba dia datang dari arah belakang  dan berkat bahwa dia sudah di restoran fastfood tempat saya membeli  burger dari tadi.  Tenyata dia berjalan melalui arah barat sedang saya  terus melihat ke arah timur sehingga walaupun dia melewati saya,  saya  tidak akan melihat dia.</p>
<p>Begitu  juga dalam hidup, apabila di masa krisis ini dimana begitu gampang untuk  melihat ke arah kesulitan, masalah dan kehancuran sehingga ketika  kesempatan datang kita tidak akan melihatnya walau dia melewati kita.  ”Pastikan Anda berfokus untuk terus mencari kesempatan dalam krisis   bukan mencari krisis dalam kesempatan ”.</p>
<p><strong>”Kalau  Anda memakai kacamata hitam maka dunia akan gelap buat Anda. Tapi kalau  Anda melihat dunia dari gunung Anda akan melihat dengan jelas banyaknya   peluang  di tengah lembah”.</strong></p>
<p><strong>&#8220;Dunia adalah  cermin bagaimana anda memandang dunia&#8221;.</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rickyboenardy.com/motivation/hope-of-crisis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fight or Die</title>
		<link>http://rickyboenardy.com/sales-technique/fight-or-die/</link>
		<comments>http://rickyboenardy.com/sales-technique/fight-or-die/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2010 10:00:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Boenardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sales Technique]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rickyboenardy.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda pernah mendengar kisah tentang Hernan Cortez melawan Montezuma II? Ini adalah salah satu kisah sejarah paling heroik dan berani yang pernah dilakukan oleh sebuah pasukan. Pada Oktober 1518, Hernan Cortes diangkat sebagai kapten dari ekspedisi Spanyol untuk menjelajah sebuah daratan bernama Meksiko yang berpendudukan 200.000 ribu orang, yang lebih besar dari kota manapun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Apakah Anda pernah mendengar kisah tentang Hernan Cortez melawan Montezuma II? Ini adalah salah satu kisah  sejarah paling heroik dan berani yang pernah dilakukan oleh sebuah pasukan.<span id="more-248"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pada Oktober 1518, Hernan Cortes diangkat sebagai kapten dari ekspedisi Spanyol untuk menjelajah sebuah daratan bernama Meksiko yang berpendudukan 200.000 ribu orang, yang lebih besar dari kota manapun di Eropa dan memimpin lebih 1.000.000 orang diseluruh daerah jajahannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan pasukan dari Spanyol yang dipimpin oleh oleh Hernan Cortez hanya berjumlah 500 orang. Bagaimana mereka bisa menang melawan musuh yang jumlahnya 400 kali lipat dari mereka? Belum lagi kalau semua daerah Aztec bersatu yang menjadi 2000 kali lipat jadi 500 lawan 1.000.000</p>
<p style="text-align: justify;">Wow didalam hati pasukan Spanyol ingin lari dan kembali ke kampung halaman mereka tapi yang luar biasa adalah reaksi dari Hernan Cortes yang kemudian membakar dan menggelamkan kapanya sendiri sehingga tidak ada JALAN KELUAR/ ALTERNATIF LAIN is FIGHT OR DIE bagi pasukan Spanyol seluruh prajurit jadi mengeluarkan semua potensi yang maksimal dari mereka bukan kan anda pun akan begitu juga kalau kita berada posisi terdesak</p>
<p style="text-align: justify;">Selain mengeluarkan seluruh potensi dari pasukan Spanyol , Cortes juga tahu caranya agar menurunkan semangat juang dari pasukan Aztec, apa yang dilakukan adalah Ia memerintahkan untuk menyerang kota dari beberapa arah dan membiarkan satu bagian dari kota untuk tidak dijaga  sehingga sewaktu terjadi pertempuran dan keadaan mulai tidak menguntungkan bagi Pasukan Aztec.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka mulai mengundurkan diri dan menggunakan jalan keluar yang sengaja disiapkan pasukan Spanyol sedangkan Pasukan Spanyol sendiri bertempur segenap tenaga ,Pasukan Aztec bertempur dengan setengah hati dan akhirnya kita tahu apa hasil akhirnya bahwa Hernan Cortez dan pasukannya memenangkan perang tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah apakah yang Bapak Ibu dapatkan dari kisah Penaklukan Hernan Cortez tadi?</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah dalam hidup anda Banyak Alternatif atau hanya ada satu Jalan(FOKUS)</p>
<p style="text-align: justify;">Hernan Cortez atau Montezuma ?</p>
<p style="text-align: justify;">Burn All of Your Fleet/Bridge is the way To Focus</p>
<p style="text-align: justify;">FIGHT OR DIE</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rickyboenardy.com/sales-technique/fight-or-die/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan Kepemimpinan</title>
		<link>http://rickyboenardy.com/mindset/renungan-kepemimpinan/</link>
		<comments>http://rickyboenardy.com/mindset/renungan-kepemimpinan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Sep 2010 08:15:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Boenardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership]]></category>
		<category><![CDATA[Mindset]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Keyakinanan]]></category>
		<category><![CDATA[Leader]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Percaya]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[Trainer]]></category>
		<category><![CDATA[Training]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rickyboenardy.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Motivator- Trainer Ricky Boenardy membawakan topik training kepemimpinan ini dengan judul “Real Leadership” Saya Bakal Rindukan Ferguson (Renungan seorang Pemimpin) Mencetak 42 gol dalam semusim, meskipun posisinya adalah pemain tengah (secara spesifik sebagai gelandang sayap) Mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik dunia di ajang FIFA Award tahun 2008 Pemain Termahal di seluruh jagat dunia, ditransfer dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Motivator- Trainer Ricky Boenardy</strong> membawakan topik training kepemimpinan ini dengan judul “Real Leadership”</p>
<p style="text-align: center;">
<h1 style="text-align: center;"><strong>Saya Bakal Rindukan Ferguson<br />
</strong></h1>
<h2 style="text-align: center;"><strong> (Renungan seorang Pemimpin)</strong></h2>
<p><strong><br />
</strong></p>
<ol>
<li> Mencetak 42 gol dalam semusim, meskipun posisinya adalah pemain tengah (secara spesifik sebagai gelandang sayap)</li>
<li> Mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik dunia di ajang FIFA Award tahun 2008</li>
<li>Pemain Termahal di seluruh jagat dunia,  ditransfer dengan nilai  80 juta poundsterling (dari Manchester United ke Real Madrid)</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Siapakah Dia? Ia adalah Christiano Ronaldo atau dikenal juga dengan sebutan CR7</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang membuat seorang Christiano Ronaldo menjadi Sang Christiano Ronaldo?. Untuk mengetahui hal tersebut, ada sebuah wawancara yang bisa kita jadikan acuan. Sebuah pernyataan untuk melihat apa yang terjadi di dalam diri Christiano Ronaldo sehingga ia menjadi pemain hebat, berikut adalah cuplikan dari wawancara tersebut :</p>
<p style="padding-left: 30px;">&#8220;Saya akan merindukan sang pelatih. Sir Alex sudah mengajarkan saya banyak hal, baik di dalam atau luar lapangan. Saya tidak memiliki mentor lebih baik daripada dia. Saya berhutang budi kepadanya,&#8221; papar Ronaldo.</p>
<p style="padding-left: 30px;">&#8220;Dia sudah yakin dari awal bahwa saya akan menjadi pemain hebat di dunia. Dia memberikan rasa percaya diri tersebut kepada saya,&#8221; lanjut winger asal Portugal itu dilansir sport.co.uk, Kamis (2/7/2009).</p>
<p style="padding-left: 30px;">&#8220;Ketika saya masih 17 tahun, yang ada dipikiran anda hanyalah menjadi pemain utama tim, Anda tidak memikirkan menjadi pemain terbaik. Tapi, Sir Alex memberikan keyakinan itu dengan memberikan kostum No.7,&#8221; tambahnya.</p>
<p style="padding-left: 30px;">&#8220;Saya tidak akan bisa membayar kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam beberapa tahun terakhir dan semua dukungan yang sudah Sir Alex berikan selama karir untuk menjadi terbaik,&#8221; tegas winger 22 tahun itu.</p>
<p style="padding-left: 30px;">&#8220;Saya akan merindukan seluruh skuad United. Saya punya hubungan baik dengan Wayne Rooney. Saya masih anak-anak ketika tiba di Manchester United dan saya sekarang pergi sebagai pemain hebat,&#8221; tandasnya.</p>
<p style="padding-left: 30px;">&#8220;Klub dan fans ini akan selalu ada di hati saya. Saya sudah banyak mempelajari kehidupan dari sini dan saya tidak akan melupakan itu,&#8221; tutupnya</p>
<p>Dari wawancara tersebut ada beberapa pelajaran kepemimpinan yang dapat kita petik :</p>
<p>Apakah anda sebagai seorang pemimpin</p>
<ol>
<li><strong>Percaya</strong> pada <strong>potensi</strong> orang yang anda pimpin?</li>
<li><strong>Menciptakan atmosfer </strong>yang<strong> mendukung perkembangan</strong> orang yang anda pimpin?</li>
<li><strong>Akan dirindukan</strong>, walaupun orang tersebut tidak berada dalam naungan anda lagi?</li>
</ol>
<p style="text-align: center;"><strong>Motivator- Trainer Ricky Boenardy</strong> membawakan topik training kepemimpinan ini dengan judul “Real Leadership”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rickyboenardy.com/mindset/renungan-kepemimpinan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Motivasi Sukses</title>
		<link>http://rickyboenardy.com/mindset/reason-for-success/</link>
		<comments>http://rickyboenardy.com/mindset/reason-for-success/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 14:56:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Boenardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mindset]]></category>
		<category><![CDATA[Motivation]]></category>
		<category><![CDATA[Motivator]]></category>
		<category><![CDATA[Trainer]]></category>
		<category><![CDATA[Training Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rickyboenardy.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[( Motivator – Trainer Ricky Boenardy  mengadakan topic Training Motivasi ini dengan judul                                      ” Reason For Success” ) Pernah kah anda mendengar nama Joe Girard? Joe Girard adalah Sales terhebat sepanjang masa yang pernah hidup di muka bumi ini dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">( Motivator – Trainer Ricky Boenardy  mengadakan topic Training Motivasi ini dengan judul                                      ” <strong>Reason For Success</strong>” )</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><br />
</strong></p>
<p>Pernah kah anda mendengar nama Joe Girard?</p>
<p>Joe Girard adalah Sales terhebat sepanjang masa yang pernah hidup di muka bumi ini dan gelar ini diberikan karena Ia mempunyai rekor penjualan yang belum pernah dipecahkan orang lain sampai sekarang.</p>
<p>Rekor &#8211; rekornya   adalah :</p>
<ol>
<li>Menjual 13.001 unit mobil selama masa 15 tahun ia berkarir sebagai seorang sales mobil.</li>
<li>Menjual sebanyak 18 unit mobil dalam 1 hari.</li>
<li>Menjual sebanyak 174 unit mobil dalam 1 bulan.</li>
<li>Menjual sebanyak 1425 unit mobil dalam 1 tahun.  (SEMUANYA RETAIL, TIDAK PERNAH GROSIR, Ia Sales biasa sama seperti kita, dan bukan pemilik kantor)</li>
</ol>
<p>Pencapaian lainnya adalah : seorang calon pelanggan harus membuat janji 2 bulan di muka sebelum bisa bertemu Joe Girard, dan 85% pelanggannya berasal dari <em>repeat order,</em> yaitu pembelian ulang.</p>
<p>Hebat bukan prestasinya? yang jadi pertanyaan adalah apa yang membuat seorang Joe Girard menjadi ”Sang  Joe Girard”.</p>
<p>Untuk bisa mengetahui apa membuat Joe Girard menjadi seperti sekarang, kita bisa melihat latar belakangnya :</p>
<ol>
<li>Sejak umur 9 tahun dikatakan oleh Bapaknya bahwa ia tidak pernah     bisa mencapai apapun, (dalam bahasa Indonesia) tidak berguna atau Moyung (dalam bahasa Chinese).</li>
<li>Sejak umur 9 tahun Ibunya percaya bahwa Joe bisa sukses dalam hidupnya.</li>
<li>Ia memiliki Model untuk sukses yang satu lingkungan dengan dirinya yaitu petinju Joe Louis yang berangkat dari kemiskinan menuju kejaya-an</li>
<li>Terakhir dan yang paling memilukan dari latar belakangnya adalah bahwa di usia 35 tahun, ia  berhutang sampai 60.000 U$ (setara dengan 570 juta) bahkan harus pulang ke rumah dan menghadapi kenyataan pahit dari istrinya yang menangis bahwa anaknya harus mengemis untuk makanan.</li>
</ol>
<p>Setelah mengalami hal tersebut dalam buku dan biographynya, Joe Justru ingin membuktikan bahwa :</p>
<ol>
<li>Kepercayaan sang Bapak salah</li>
<li>Kepercayaan sang Ibu benar</li>
<li>Ia dapat mengikuti jejak kesuksesan seorang Joe Louis</li>
<li>Istri dan anaknya tidak akan mengalami kesulitan finansial lagi</li>
</ol>
<p>Apa yang kita bisa ambil dari cerita ini yaitu:</p>
<ol>
<li>Apa pun perkataan orang pada anda, jadikan itu sebagai motivasi (yang tidak percaya buktikan bahwa ia salah, sebaliknya bagi yang percaya buktikan bahwa ia benar)</li>
<li>Ciptakan model orang yang bisa anda teladani di kantor atau lingkungan kerja anda</li>
<li>Bekerjalah untuk diri sendiri dan khususnya untuk orang yang Anda CINTAI</li>
</ol>
<p>Pada Intinya semua yang kita lihat dari cerita ini adalah miliki lah REASON yang cukup BANYAK dan KUAT untuk SUKSES</p>
<p style="text-align: center;">( Motivator – Trainer Ricky Boenardy mengadakan topic Training Motivasi ini dengan judul                                  ”<strong>Reason For Success</strong>” )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rickyboenardy.com/mindset/reason-for-success/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://rickyboenardy.com/training-motivasi/56/</link>
		<comments>http://rickyboenardy.com/training-motivasi/56/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 11:02:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Boenardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Training Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rickyboenardy.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rickyboenardy.com/wp-content/uploads/2010/03/rbdesainads1.jpg"><a href="http://rickyboenardy.com/wp-content/uploads/2010/03/logo-klien-3-logo.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-129" title="logo klien (3 logo)" src="http://rickyboenardy.com/wp-content/uploads/2010/03/logo-klien-3-logo.jpg" alt="" width="600" height="820" /></a><br />
</a></p>
<p><a href="http://rickyboenardy.com/wp-content/uploads/2010/03/rbdesainads.jpg"><br />
</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rickyboenardy.com/training-motivasi/56/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

