Archive for September, 2010


Kapan Saya Sukses

Written by Ricky Boenardy
September 14th, 2010

Question :

Berapa lama jangka waktu untuk mengetahui apakah saya akan sukses atau berhasil di sebuah bidang/ industri khususnya Sales/ Marketing?

Answer :

Biasanya jangka waktu 1-3 bulan ada waktu untuk adaptasi dan membangun data base / basis klien kemudian jangka waktu 3-6 bulan biasanya closing pertama sudah muncul (pecah telor) dan 6 bulan sampai 1.5 tahun closing mulai lebih rutin tapi kebanyakan adalah pelanggan baru belum terlalu banyak referensi 1.5 tahun sampai 2.5 tahun. Referensi mulai sering diberikan oleh customer Anda dan Hasil usaha seharusnya sudah membuahkan hasil yang cukup Siginifikan

Jadi apabila dalam jangka waktu 2.5 Tahun Anda belum berhasil secara signifikan mungkin harus dilihat apakah harus ada perubahan teknik atau pola pikir (Mental) yang harus Anda ubah.

Saran saya, lihat orang yang berhasil di kantor, Anda tiru langkah-langkah mereka menuju keberhasilan, karena dengan lingkungan, mental dan teknik yang tepat saya yakin Anda bisa menuju tangga demi tangga kesuksesan.

Mood vs Discipline

Written by Ricky Boenardy
September 14th, 2010

Pertanyaan :

Kadang-kadang mood membuat kita malas untuk bertemu calon pelanggan, bagaimana caranya menghilangkan mood jelek tersebut ?

Jawaban :

Sebagai manusia saya yakin wajar kalau kadang mood kita sedang tidak mendukung kita jadi malas untuk ketemu pelanggan, untuk mengalahkannya kita butuh cara untuk mengalahkan mood tersebut (displin). Caranya bisa jadi mudah kalau anda tahu caranya , untuk menjelaskan caranya saya beri sebuah ilustrasi sebagai berikut :

“Bayangkan kalau Anda memasuki kamar tidur Anda berantakan, barang berserakan dimana-mana. Saat itu mungkin Anda malas membereskannya karena baru pulang dari aktivitas yang melelahkan tapi kemudian Anda menyadari bahwa ranjang Anda pun berantakan jadi tak nyaman untuk tidur. Anda pun berpikir “Ya sudah,yang penting beresin ranjang dulu deh”. Setelah itu Anda mulai merapikan ranjang, selimut, bantal, guling dan kemudian Anda merasa, “Ya sekalian deh merapikan meja biar pemandangan jadi bagus”. Terakhir tanpa Anda sadari Anda sudah merapikannya, mungkin bahkan juga membersihkan lantai.

Yang pertama maksud hanya ingin membereskan ranjang tetapi malahan membersihkan hampir semua hal yang ada di kamar ini karena ketika ANDA memulai LANGKAH PERTAMA, momentum untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut muncul begitu saja. Praktekkan hal tersebut dalam bertemu calon pelanggan. Lakukan langkah pertama = pergi menemui calon pelanggan dan momentum akan mengalahkan mood dan closing mendekat.

“Do The FIRST STEP to beat the MOOD”

Hope of Crisis

Written by Ricky Boenardy
September 14th, 2010

Ketika kita melewati tahun 2008 menuju tahun 2009 apakah yang terlintas dari benak Anda? Bayangan kesuraman akan dampak krisis global  menghantui pikiran semua orang. Pembicaraan orang tak luput membahas masalah krisis yang seakan-akan menjadi momok yang sangat menakutkan. Bahkan seorang tukang ojek pun berbicara tentang IHSG yang terus turun, laksana seorang pemain bursa yang handal. Setiap orang pun terus dan terus berbicara tentang krisis, dan semakin dibicarakan membuat mereka menjadi lebih takut dari sebelumnya.

Membaca dan mendengar berita mengenai PHK yang sudah terjadi selama bulan November dimana di Amerika mencapai +533.000 karyawan, 3 perusahaan mobil besar di Amerika terancam krisis sehingga meminta bailout dari pemerintah, Lehman Brother pun bangkrut, AIG (salah satu perusahaan asuransi paling besar di dunia) di bailout oleh pemerintah amerika membuat kita pun semakin larut dalam bayangan krisis. Dan para ahli keuangan berkata ini semua hanya awal,  krisis yang sesungguhnya baru akan terlihat di tahun 2009, sungguh menakutkan.Saya pun jadi teringat tentang kekuatan fokus yang pernah saya sharingkan dalam beberapa training. Waktu itu saya ingin membeli burger  di sebuat restoran fastfood dan teman saya Petter menuju ATM sebuah Bank untuk menarik uang.  Setelah burger selesai dibungkus, Petter belum datang juga.

Saat itu saya putuskan mencoba menyusul alih-alih menunggu tapi tidak ke ATM tempat Petter menarik uang melainkan saya duduk di bangku mal yang pasti dilewati orang yang mau ke ATM tersebut maupun ke restoran tempat saya membeli burger. 3 menit, 5 menit dia belum juga terlihat. 15 menit setelah menunggu, saya mulai bertanya-tanya apa yang gerangan yang terjadi dengan Petter. Kemudian tiba-tiba dia datang dari arah belakang dan berkat bahwa dia sudah di restoran fastfood tempat saya membeli burger dari tadi.  Tenyata dia berjalan melalui arah barat sedang saya terus melihat ke arah timur sehingga walaupun dia melewati saya,  saya tidak akan melihat dia.

Begitu juga dalam hidup, apabila di masa krisis ini dimana begitu gampang untuk melihat ke arah kesulitan, masalah dan kehancuran sehingga ketika kesempatan datang kita tidak akan melihatnya walau dia melewati kita. ”Pastikan Anda berfokus untuk terus mencari kesempatan dalam krisis bukan mencari krisis dalam kesempatan ”.

”Kalau Anda memakai kacamata hitam maka dunia akan gelap buat Anda. Tapi kalau Anda melihat dunia dari gunung Anda akan melihat dengan jelas banyaknya peluang di tengah lembah”.

“Dunia adalah cermin bagaimana anda memandang dunia”.

Fight or Die

Written by Ricky Boenardy
September 14th, 2010

Apakah Anda pernah mendengar kisah tentang Hernan Cortez melawan Montezuma II? Ini adalah salah satu kisah sejarah paling heroik dan berani yang pernah dilakukan oleh sebuah pasukan. Readmore…

Renungan Kepemimpinan

Written by Ricky Boenardy
September 14th, 2010

Motivator- Trainer Ricky Boenardy membawakan topik training kepemimpinan ini dengan judul “Real Leadership”

Saya Bakal Rindukan Ferguson

(Renungan seorang Pemimpin)


  1. Mencetak 42 gol dalam semusim, meskipun posisinya adalah pemain tengah (secara spesifik sebagai gelandang sayap)
  2. Mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik dunia di ajang FIFA Award tahun 2008
  3. Pemain Termahal di seluruh jagat dunia, ditransfer dengan nilai 80 juta poundsterling (dari Manchester United ke Real Madrid)

Siapakah Dia? Ia adalah Christiano Ronaldo atau dikenal juga dengan sebutan CR7

Apa yang membuat seorang Christiano Ronaldo menjadi Sang Christiano Ronaldo?. Untuk mengetahui hal tersebut, ada sebuah wawancara yang bisa kita jadikan acuan. Sebuah pernyataan untuk melihat apa yang terjadi di dalam diri Christiano Ronaldo sehingga ia menjadi pemain hebat, berikut adalah cuplikan dari wawancara tersebut :

“Saya akan merindukan sang pelatih. Sir Alex sudah mengajarkan saya banyak hal, baik di dalam atau luar lapangan. Saya tidak memiliki mentor lebih baik daripada dia. Saya berhutang budi kepadanya,” papar Ronaldo.

“Dia sudah yakin dari awal bahwa saya akan menjadi pemain hebat di dunia. Dia memberikan rasa percaya diri tersebut kepada saya,” lanjut winger asal Portugal itu dilansir sport.co.uk, Kamis (2/7/2009).

“Ketika saya masih 17 tahun, yang ada dipikiran anda hanyalah menjadi pemain utama tim, Anda tidak memikirkan menjadi pemain terbaik. Tapi, Sir Alex memberikan keyakinan itu dengan memberikan kostum No.7,” tambahnya.

“Saya tidak akan bisa membayar kepercayaan yang diberikan kepadanya dalam beberapa tahun terakhir dan semua dukungan yang sudah Sir Alex berikan selama karir untuk menjadi terbaik,” tegas winger 22 tahun itu.

“Saya akan merindukan seluruh skuad United. Saya punya hubungan baik dengan Wayne Rooney. Saya masih anak-anak ketika tiba di Manchester United dan saya sekarang pergi sebagai pemain hebat,” tandasnya.

“Klub dan fans ini akan selalu ada di hati saya. Saya sudah banyak mempelajari kehidupan dari sini dan saya tidak akan melupakan itu,” tutupnya

Dari wawancara tersebut ada beberapa pelajaran kepemimpinan yang dapat kita petik :

Apakah anda sebagai seorang pemimpin

  1. Percaya pada potensi orang yang anda pimpin?
  2. Menciptakan atmosfer yang mendukung perkembangan orang yang anda pimpin?
  3. Akan dirindukan, walaupun orang tersebut tidak berada dalam naungan anda lagi?

Motivator- Trainer Ricky Boenardy membawakan topik training kepemimpinan ini dengan judul “Real Leadership”